Vicente Calderon bergelora! Tidak pernah kalah dari Real Madrid dalam lima pertemuan sebelumnya musim ini, Atletico Madrid sekali lagi menunjukkan supremasi di hadapan sang rival sekota pada Sabtu (7/2).
El Real yang diperkuat kembali oleh Cristiano Ronaldo namun
kehilangan pilar-pilar utama di sektor belakang dibuat babak belur dan
menelan empat gol tanpa bisa membalas sekali pun! Kemenangan 4-0 Los
Colchoneros membawa mereka mengurangi gap jadi empat poin dari Los
Blancos di puncak klasemen La Liga .
Babak Pertama
Pasukan Atleti asuhan Diego Simeone langsung menunjukkan semangat dan intensitas tinggi khas mereka sejak duel dibuka. Hasilnya tokcer .
Tak sampai seperempat jam permainan berjalan papan skor telah
menunjukkan 1-0 untuk keunggulan tuan rumah. Diawali umpan silang
Juanfran dari kanan, Mario Mandzukic memberikan bola ke arah Tiago yang
berlari dari lini kedua.
Tanpa ragu gelandang Portugal itu langsung menyepak si kulit bulat
sekencang mungkin. Upaya Tiago mengarah ke Iker Casillas dan kiper nomor
satu Spanyol itu harusnya bisa menahan, namun bola malah tergelincir
dari sergapannya dan masuk ke gawang.
Hanya empat menit berselang jala Los Merengues bergetar kembali.
Guilherme Siqueira berpenetrasi hingga ke garis tepi gawang sebelum
melepas umpan yang dieksekusi secara cantik oleh Saul dengan tembakan
akrobatik. Pemain bernomor punggung 17 itu jelas tidak menyia-nyiakan
kesempatan bermain yang didapatnya usai turun menggantikan Koke yang
terlilit cedera pada menit kesepuluh.
Madrid gagal menunjukkan respons untuk mengejar ketertinggalan.
Mereka baru mampu keluar dari tekanan Atleti dan lebih menguasai alur
serangan mendekati akhir babak pertama, namun tidak ada ancaman yang
benar-benar membahayakan gawang Miguel Angel Moya.
Babak Kedua
Buat menambah daya gedor, saat turun minum Carlo Ancelotti memutuskan
mengganti Sami Khedira dengan Jese Rodriguez yang notabene lebih
ofensif, namun keputusan itu tidak menghasilkan perubahan signifikan.
El Real tetap kesulitan menembus pertahanan Atletico dan, di sisi
lain, terlihat rentan saat menerima serangan balik dari sang rival
sekota. Tepat menjelang sejam permainan, Atleti punya kesempatan
memperlebar keunggulan lewat tendangan Antoine Griezmann, tapi kali ini
Casillas dapat mengantisipasi dengan baik.
Selanjutnya giliran Tiago yang kembali menebar marabahaya saat
menyambut umpan silang Juanfran dengan sundulan terarah, namun Casillas
tidak membiarkan eks penggawa Juventus itu mencetak gol kedua dalam
pertandingan ini.
Meski begitu, usaha Los Colchoneros menambah keunggulan tidak
terbendung lagi di menit ke-67. Dari sayap kanan, Arda Turan memotong ke
dalam sebelum mengirim crossing dengan kaki kirinya menuju tiang jauh.
Di sana Saul menyundul bola ke mulut gawang dan Griezmann yang bergerak
lebih gesit ketimbang Raphael Varane menyodoknya masuk untuk menjadikan
skor 3-0.
Ketinggalan jauh, Madrid semakin loyo dan kehabisan determinasi.
Tetapi, kemuraman mereka ternyata belum berhenti sampai di situ karena
gawang mereka jebol sekali lagi semenit sebelum waktu normal kelar.
Umpan silang Fernando Torres, yang bermain menggantikan Griezmann,
dari sisi kanan ditanduk Mario Mandzukic untuk melengkapi pesta gol dan
memantapkan supremasi Atleti atas Los Galacticos.
ConversionConversion EmoticonEmoticon